MTQ Riau, Cabang Fahmil Quran, Siak Juara I dan Rohul Sabet Juara III
RohulNews-(Pasirpengaraian),
Musabaqoh cabang Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXII di Kota Pasir
Pangaraian Cabang Fahmil Quran, Kabupaten Siak unggul sebagai jura I,
diikuti kabupaten sedangkan Kabupaten Pelelawan Juara II dan Kabupaten
Rokan Hulu (Rohul) menyabet Juara III.
Informasi resmi panitia pelaksana cabang Tilawah juga Kakankemenag Rokan Hulu Drs. Ahmad Supardi Hasibuan, Minggu (18/8/2013) mengatakan, dipertandingan itu tidak ada interpensi, dewan juri berhak melakukan penilaian sesuai kemapuan peserta.
"Kita menjamin tidak ada unsur interpensi dari pihak manapun, karena dewan hakim akan menilai dengan seadil-adilnya," kata Kakankemenag.
Pada Cabang Syarhil Quran keluar sebagai finalis, yakni Kabupaten Kampar dengan pesyarah Ainul Ardi Fikri, Ana Uswatun dan Nurmawaddah Okta Zafiani dengan thema Bhinneka tunggal Ika, Kerusakan Bangsa, Kabupaten Pelelawan dengan judul menegakkan keadilan memberantas KKN pensyarah Nurhayati, Endah Fifa Sari dan Abdi Mulya, sedangkan bengkalis dengan pensyarah Muhammad Ilham, Qomariah dan Syamratul Afidah dengan thema memberantas KKN.
Lebih lanjut, diterangkan, Ahmad Supardi, bagi kafilah dari Kabupaten Rohil tidak semua cabang perlombaan diikutinya, dan mereka hanya mengirim peserta untuk Cabang Tilawah 18 peserta, semula mendaftar sebanyak 42 orang, belum diketahui persis, penyebab mereka menarik peserta mereka.
"Kita belum tahu pasti penyebab, mungkin ada masalah internal mereka," kata Ahmad Supardi.
Hasil pelaksanaan pertandingan dari tujuh Cabang MTQ, Kata Ahmad Supardi, dari tujuh cabang diperlombakan, semua Cabang, pada hari ini Minggu (18/8/2013) sudah masuk final, sedangkan pengumuman secara resmi akan dilaksankan Senin (19/8/2013).
"Untuk semua keperluan dalam perlombaan, baik sound system, makanan dan kebutuhan lainnya masih tergolong aman dan semua masih bisa diatasi," ujar Ahmad Supardi.
Sementara itu, menurut Bupati Achmad , dirinya akan tetap komit untuk memberikan pelayanan maksimal bagi para kafilah dan peserta, baiki itu makanan, minuman, tranportasi penginapan dan lainnya.
"Kita komit bagaimana tamu-tamu Allah itu dilayani dengan sebaik mungkin, sebab melayani tamu Allah pahalanya sangat besar, sebab mereka termasuk orang-orang yang dimuliakan," sebut Achmad.**(Humas/Adv)
Informasi resmi panitia pelaksana cabang Tilawah juga Kakankemenag Rokan Hulu Drs. Ahmad Supardi Hasibuan, Minggu (18/8/2013) mengatakan, dipertandingan itu tidak ada interpensi, dewan juri berhak melakukan penilaian sesuai kemapuan peserta.
"Kita menjamin tidak ada unsur interpensi dari pihak manapun, karena dewan hakim akan menilai dengan seadil-adilnya," kata Kakankemenag.
Pada Cabang Syarhil Quran keluar sebagai finalis, yakni Kabupaten Kampar dengan pesyarah Ainul Ardi Fikri, Ana Uswatun dan Nurmawaddah Okta Zafiani dengan thema Bhinneka tunggal Ika, Kerusakan Bangsa, Kabupaten Pelelawan dengan judul menegakkan keadilan memberantas KKN pensyarah Nurhayati, Endah Fifa Sari dan Abdi Mulya, sedangkan bengkalis dengan pensyarah Muhammad Ilham, Qomariah dan Syamratul Afidah dengan thema memberantas KKN.
Lebih lanjut, diterangkan, Ahmad Supardi, bagi kafilah dari Kabupaten Rohil tidak semua cabang perlombaan diikutinya, dan mereka hanya mengirim peserta untuk Cabang Tilawah 18 peserta, semula mendaftar sebanyak 42 orang, belum diketahui persis, penyebab mereka menarik peserta mereka.
"Kita belum tahu pasti penyebab, mungkin ada masalah internal mereka," kata Ahmad Supardi.
Hasil pelaksanaan pertandingan dari tujuh Cabang MTQ, Kata Ahmad Supardi, dari tujuh cabang diperlombakan, semua Cabang, pada hari ini Minggu (18/8/2013) sudah masuk final, sedangkan pengumuman secara resmi akan dilaksankan Senin (19/8/2013).
"Untuk semua keperluan dalam perlombaan, baik sound system, makanan dan kebutuhan lainnya masih tergolong aman dan semua masih bisa diatasi," ujar Ahmad Supardi.
Sementara itu, menurut Bupati Achmad , dirinya akan tetap komit untuk memberikan pelayanan maksimal bagi para kafilah dan peserta, baiki itu makanan, minuman, tranportasi penginapan dan lainnya.
"Kita komit bagaimana tamu-tamu Allah itu dilayani dengan sebaik mungkin, sebab melayani tamu Allah pahalanya sangat besar, sebab mereka termasuk orang-orang yang dimuliakan," sebut Achmad.**(Humas/Adv)














0 thoughts on “ ”